UNGARAN, Cakram.net – Dua orang penumpang bus Sinar Jaya tewas setelah bus yang disopiri Kaslim, warga Jakarta Timur, menabrak truk bermuatan kayu di ruas tol Semarang-Bawen KM 437+850 di wilayah Derekan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (14/2/2020) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Satu korban meninggal diketahui bernama Tri Ari Cahyono (51) warga Sidokapasan RT 5/RW 1 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto, Surabaya. Sedangkan satu korban lain adalah seorang perempuan belum diketahui identitasnya.
Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo mengungkapkan sebelum terjadi kecelakaan truk pengangkut kayu bernomor polisi BE 9445 BU yang berjalan menuju arah Bawen mengalami mogok di jalur A ruas tol Semarang-Bawen KM 433. Truk yang disopiri Santoso (31) warga Lampung tersebut kemudian diderek atau ditarik menggunakan truk derek B 9016 SGK milik Trans Marga Jateng (TMJ). Truk derek TMK disopiri Muhammad Yusli (28) wrga Dusun Balongsari, Desa Sidorembuk, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
“Ketika truk pengangkut kayu itu ditarik menggunakan truk derek milik TMJ sampai KM 437+850 yang kondisi jalannya menanjak, tiba-tiba rantai dereknya putus. Akibatnya, truk berjalan mundur tanpa terkendali,” ungkapnya saat dihubungi wartawan, Jumat (14/2/2020).
Searah di belakang truk, lanjut Wardoyo, melaju bus Sinar Jaya dengan plat nomor polisi B 7414 TGD yang disopiri oleh Kaslim. Sopir bus tidak bisa menghindar ketika mendapati truk berjalan mudun.
“Karena jaraknya sudah terlalu dekat, tabrakan tidak terhindarkan. Bagian kiri bus menabrak bagian belakang truk bermuatan kayu hingga ringsek. Kejadiannya sekira pukul 02.00 WIB,” jelas Wardoyo.
Menurut Wardoyo, kecelakaan itu mengakibatkan dua penumpang bus meninggal, yaitu Tri Ari Cahyono dan seorang perempuan yang identitasnya masih dicari. Selain korban meninggal, sejumlah penumpang mengalami luka ringan.
“Korban meninggal mengalami luka pendarahan di kepala, dan jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSUD Ambarawa. Sedangkan korban luka ringan juga dibawa ke RSUD Ambarawa untuk mendapat perawatan medis,” katanya. (dhi)
