Dinkes Surabaya Antisipasi Penyebaran Penyakit Hepatitis A

SURABAYA, Cakram.net – Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengantisipasi penyebaran penyakit hepatitis A di Kota Pahlawan, Jawa Timur, meski jumlah warga penderitanya mengalami penurunan pada 2019.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan antisipasi ini sesuai dengan surat edaran yang sudah dikeluarkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Nomor 443/1664/436.7.2/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Penyakit Hepatitis A.

“Apabila ditemukan tanda dan gejala hepatitis A, kami berharap segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan lapor ke Dinkes,” kata Febria Rachmanita, di Surabaya, Kamis (27/2/2020).

Menurut dia, saat ini warga Surabaya yang menderita hepatitis A mengalami penurunan setiap tahunnya. Terhitung di tahun 2018, jumlah warga yang terkena hepatitis sebanyak 1.372 orang. Sedangkan di tahun 2019, menurun menjadi 1.109.

Penyakit itu disebabkan oleh virus hepatitis yang menular secara oral facial. Artinya, penularan dari makanan, minuman atau alat makan yang tercemar oleh virus dari feces (kotoran), berbagi alat makan, atau berbagi makanan dan minuman.

Febria Rachmanita menjelaskan ada beberapa langkah pencegahan yang harus dilakukan agar terhindar dari virus tersebut.

Pertama menerapkan Perilaku Hidup Bersih (PHBS), yaitu dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir, memakai sabun baik saat sebelum atau sesudah mengolah makanan. Kedua, selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih.

“Langkah berikutnya hindari jajan di tempat yang kurang terjaga kebersihannya. Kemudian hindari penggunaan barang pribadi seperti sikat gigi, handuk, dan peralatan makan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, hindari kontak langsung dengan penderita hepatitis A, selalu Buang Air Besar (BAB) pada jamban yang sehat. Namun demikian, ia juga mengimbau masyarakat agar melakukan vaksin hepatitis A supaya terhindar dari virus tersebut. (Ant/Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *