PPNI Apresiasi Rencana Gubernur Jateng Berikan Penghargaan Tenaga Medis Tangani COVID-19

UNGARAN, Cakram.net – DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah menyambut baik rencana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo untuk memberikan penghargaan kepada tenaga medis yang meninggal dunia dalam melawan COVID-19.

“Rencana Pak Gubernur memberikan penghargaan harus direspon positif. Apapun bentuknya, apakah sebagai pejuang kemanusiaan atau pahlawan kemanusiaan itu akan menjadi kajian pemerintah. Tapi ide gubernur yang ingin menyiapkan tempat pemakamaan khusus bagi tenaga medis, baik dokter, perawat dan teanga kesehatan lainnya perlu diapresiasi positif,” kata Ketua DPW PPNI Jateng, Edy Wuryanto di Ungaran, Senin (13/4/2020).

Di Australia, lanjut Edy, ketika perang dunia II ada makam khusus perawat. Makam itu berada di samping parlemen Australia.

“Nama-nama perawat yang meninggal ditulis menjadi sebuah monumen. Sehingga itu bisa menjadi pengingat semuanya,” ungkapnya.

Edy juga memberikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang akan memberikan beasiswa terhadap salah satu putri Nuria Kurniasih, perawat RSUP Dr Kariadi Semarang yang meninggal terpapar COVID-19.

“Pak Rektor semalam menghubungi saya, anak pertama almarhumah Nuria Kurniasih akan diberi beasiswa penuh jika ingin melanjutkan pendidikan ke Universitas Muhammadiyah Semarang. Ini positif sekali,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Edy pun menyampaikan ucapan terima kasih banyaknya simpati dan empati dari masyarakat dalam bentuk karangan bunga yang dikirimkan ke TPU Siwarak Suwakul.

“Kita lihat yang mengirim karangan bunga dari berbagai lapisan masyarakat, saya kira ini respon positif yang perlu kita apresiasi. Masih banyak masyarakat yang menghormati petugas kesehatan dalam menangani pasien COVID-19,”  katanya.

Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengusulkan para tenaga medis yang menangani pasien terinfeksi COVID-19 mendapatkan bintang jasa dari pemerintah. Hal tersebut sebagai bentuk penghormatan serta penghargaan untuk pahlawan kemanusiaan.

“Kemarin saya usulkan para dokter, perawat dan tenaga medis yang meninggal dalam perjuangannya melawan COVID-19 dapat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Ternyata itu administrasinya tidak mudah, harus ada bintang jasa, maka saya usulkan dokter, perawat, tenaga medis di seluruh Jateng yang menangani COVID-19 mendapat bintang jasa,” kata Ganjar, Senin (13/4/2020).

Ia mengungkapkan usulan tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo melalui Sekretariat Militer Presiden dan berdasarkan hasil komunikasi yang dilakukan, pihak pemerintah menyambut baik usulan itu.

“Ini upaya kami memberikan penghargaan tertinggi kepada mereka para pejuang kemanusiaan di Jateng,” ujarnya usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 di Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. (dhi/Ant/Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *