Ngebas Nomor 2 dan Bison Nomor 1, Sama-sama Targetkan Kemenangan di Pilkada Kabupaten Semarang

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas) maupun paslon Bintang Narsasi Mundjirin-Gunawan Wibisono (Bison) sama-sama menargetkan kemenangan pada Pilkada Kabupaten Semarang. Bahkan kedua paslon sama-sama menargetkan kemenangan dengan dukungan suara sebesar 65 persen saat pemilihan 9 Desember 2020.

Target kemenangan itu disampaikan paslon Ngebas dan Bison saat konferensi pers usai acara pengundian nomor urut di KPU Kabupaten Semarang, Kamis (24/9/2020). Pasangan Bison mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Ngebas nomor urut 2.

“Dengan nomor urut 2, saya dan Pak Basari saling mengisi, melengkapi serta berpikir secara tenang dalam rangka meraih kemenangan pada 9 Desember 2020. Kami akan bekerja maksimal untuk memenangkan pilkada, target kami 65 persen,” ungkap Ngesti Nugraha didampingi Basari.

Ngesti menyatakan, pasangan Ngebas yang diusung PDIP, PKB, Demokrat dan Hanura serta didukung Perindo dan Partai Berkarya optimistis bisa memenangkan pilkada.  Selain menggerakkan mesin partai, tim pemenangan Ngebas akan membangun komunikasi dan menjaring dukungan semaksimal mungkin guna meraih kemenangan.

“Pasangan Ngebas berusaha maksimal mengikuti ketentuan protokol kesehatan dalam melaksanakan konsolidasi maupun kampanye di tingkat masyarakat maupun tim pemenangan. Kita akan ikuti protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah,” tandasnya.

Nugraha mengaku dirinya secara resmi sudah mengajukan cuti sebagai Wakil Bupati Semarang mulai 26 September 2020. Semua fasilitas yang dia peroleh dari pemerintah daerah (pemda) sudah diserahkan kembali ke pemda Rabu (23/9/2020) sore.

“Mulai kemarin sampai 5 Desember 2020 saya tidak menempati rumah dinas. Saya tinggal di rumah pribadi di Getasan,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Semarang Gunawan Wibisono menyatakan pihaknya akan segera mensosialisasikan nomor urut 1 yang diperoleh pasangan Bison kepada seluruh pendukung, simpatisan dan masyarakat Kabupaten Semarang. Sehingga masyarakat lebih mengenal pasangan Bison.

“Sosialisasi kita lakukan sesuai ketentuan yang ada, baik melalui alat peraga, media sosial maupun pertemuan dan silaturahmi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.  Targetnya menang, kami menargetkan 65 persen,” kata Soni, panggilan akrab Gunawan Wibisono.

Dalam pelaksanaan kampanye, lanjut Soni, pasangan Bison akan mengutamakan cara-cara sesuai ketentuan. Termasuk memanfaatkan teknologi informasi.

“Kami sudah menyusun visi misi ke depan untuk melanjutkan perubahan menuju Kabupaten Semarang lebih maju, sejahtera dan lestari,” ungkapnya.

Soni menyampaikan, istrinya yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) sudah mengajukan cuti di luar tanggungan negara mulai 23 September sampai 30 November 2020. Karena pada 1 Desember 2020 istrinya sudah pensiun.

Adapun Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi menjelaskan pelaksanaan pengundian nomor urut hanya dihadiri pasangan calon, dua orang Bawaslu, satu orang penghubung dari masing-masing paslon dan komisioner KPU. Hal itu mengacu pasal 55 PKPU No 13 Tahun 2020 yang baru diterima KPU Kabupaten Semarang, Rabu (23/9/2020).

“Masa kampanye jadwalnya mulai 26 September sampai 5 Desember 2020. Metode kampanye ada banyak sekali, tapi untuk ketentuan rapat umum hanya sekali selama masa kampanye,” katanya.

Maskup mengungkapkan, SK dari Gubernur Jateng terkait pengunduran Basari sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang sudah diterbitkan. KPU Kabupaten Semarang telah menerima salinannya pada 23 September 2020. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *