Pemkot Pekalongan Bangun Sistem Pengendali Banjir

Berbagi berita ...

PEKALONGAN, Cakram.net – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, membangun sistem pengendali banjir di muara Kali Loji dan Kalibanger sebagai upaya mengatasi permasalahan banjir dan rob yang terus meningkat setiap tahun di daerah setempat.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz di Pekalongan, Kamis (5/11/2020), mengatakan saat ini pemkot sedang melakukan sosialisasi dan proses pembebasan lahan untuk mendukung pembangunan pengendali banjir di dua sungai itu.

“Pembangunan pengendali banjir ini menjadi salah satu program strategis nasional yang akan segera dibangun dan dioperasionalkan dalam waktu dekat. Pembangunan pengendali banjir ini bertujuan mengatasi persoalan banjir dan rob,” katanya.

Khusus pembangunan pengendali banjir di muara Kali Loji, kata dia, proyek ini akan menutup muara sungai itu dengan tujuan menghentikan masuknya air laut ke sungai.

Sebagai konsekuensi dari pembangunan ini maka sekitar 300 kapal tidak dapat berlalu lintas melalui Kali Loji.

“Oleh karena itu, strategi penahapan yang disiapkan pemkot, antara lain kita berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana sebagai pelaksana pembangunan untuk menyediakan kolam tambat labuh kapal,” katanya.

Ia mengatakan dari hasil koordinasi, BBWS berkenan membangun kolam tambat labuh kapal meski bersifat sementara karena pemkot menghendaki nantinya kapal-kapal tersebut ditambatkan di kolam pelabuhan onshore.

Selain itu, pemkot akan memberikan ruang pada perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) untuk pemindahan aktivitas usaha “docking” dan galangan kapal yang saat ini berada di sebelah kanan dan kiri Kali Loji.

“Kami berharap adanya konsekuensi (pembangunan pengendali banjir, red.) ini dapat dipahami oleh para pengusaha sehingga bersama-sama mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan banjir dan rob,” katanya. (Ant/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *