Bawaslu Kabupaten Semarang Kawal Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mengawal pelaksanaan rekapitulasi manual hasil pemungutan suara Pilkada Kabupaten Semarang 2020dengan  memaksimalkan sistem pengawasan berbasis aplikasi. Pelaksanaan rekapitulasi manual hasil pilkada di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dijadwalkan, Jumat (11/12/2020).

“Secara admistratif jajaran pengawas mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara secara ketat. Salah satunya memanfaatkan sistem pengawasan berbasis aplikasi dalam mengawal rekapitulasi hasil pemungutan suara,” kata Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Semarang, Andi Gatot Anjas Budiman, Jumat (11/12/2020).

Andi menjelaskan, pengawasan secara berjenjang dilakukan mulai dari pengumpulan data rekap hasil pemungutan suara (arsip C) yang diambil dari tiap- tiap tempat pemungutan suara (TPS). Pengawas di TPS mengumpulkan data hasil penghitungan suara dan digandakan sebagai petugas pengawas di tingkat TPS, desa/ kelurahan hingga kecamatan.

“Setelah sampai di Bawaslu Kabupaten Semarang, sebelum direkap dan dimasukkan Sistim Pengawasan Pengawasan Pemilu (Siwaslu) berbasis aplikasi, data tersebut diverifikasi apakah masih ada yang tercecer atau tidak,” jelasnya.

Menurut Andi, jajaran pengawas juga mengisi data seputar hasil pemungutan suara dan menyampaikan kepada Bawaslu Kabupaten Semarang menggunakan google form. Data itu mencakup surat suara rusak, suara tidak sah, perolehan suara masing- masing pasangan calon (paslon) dan jumlah pemilih datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

“Pengawas seluruh kecamatan telah melaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Terkait hak pilih warga yang menjalani isolasi akibat COVID-19, Andi mengatakan Bawaslu Kabupaten Semarang memastikan telah terlayani oleh penyelenggara pilkada dengan baik.

“Secara umum, pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah maupun di rumah singgah atau tempat karantina di Kabupaten Semarang dipastikan telah terlayani dalam menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020,” ungkapnya.

Andi menambahkan, penerapan protokol kesehatan maupun standar operasional prosedur (SOP) pencegahan COVID-19 di tiap TPS juga dapat dilaksanakan sesuai standar.

“Dari hasil monitoring Bawaslu terkait penerapan protokol kesehatan di TPS maupun di tempat pemenangan paslon tidak ada masalah,” imbuhnya. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *