UNGARAN, Cakram.net – Polres Semarang bersama TNI dan satuan samping yang terlibat dalam pengamanan Pilkada Kabupaten Semarang akan meningkatkan patroli gabungan secara berkala ke semua wilayah, menjelang maupun sesudah pilkada. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya eskalsasi politik di Kabupaten Semarang.
“Kami berharap tidak ada eskalasi politik. Namun tetap diantisipasi diawal, perintah khusus kepada anggota kita lakukan sebagai upaya terakhir,” kata Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo usai apel pengecekan kesiapan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di Stadion Pandanaran Wujil Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (6/12/2020).
Dalam rangka pengamanan Pilkada di Kabupaten Semarang, lanjut Kapolres, Polres Semarang mendapat bantuan cadangan personel dari Satuan Brimob Polda Jateng sebanyak satu pleton. Personel Brimob tersebut akan disiagakan di Polsek Bawen mulai Minggu (6/12/2020) pagi.
“Personel Brimob siaga di Polsek Bawen, di tengah-tengah. Sudah kita bagi nanti,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, apel digelar untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung tugas pengamanan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang. Pengamanan pilkada melibatkan 1.067 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Linmas.
“Personel yang terlibat dalam pengamanan pilkada mulai melaksanakan pengamanan melekat mulai Minggu (6/12/2020) sore, karena logistik pilkada sudah berada di tingkat kecamatan. Semua personel sudah dibekali alat pelindung diri (APD) sesuai standar protokol kesehatan,” jelasnya.
Kapolres menghimbau seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Semarang turut serta menjaga situasi yang sudah aman dan kondusif. Khususnya saat pemungutan dan penghituangan suara pada 9 Desember 2020.
Dandim 0714/Salatiga, Letkol Inf Loka Jaya Sembada menambahkan, dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pihaknya membantu kepolisian serta pemangku kepentingan terkait sesuai amanat Undang-undang.
“Harapannya dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi menyebutkan kemarin merupakan tahap akhir pengiriman logistik pilkada ke tingkat kecamatan. Pergeseran seluruh logistik ke tingkat desa/kelurahan akan dilakukan mulai Senin (7/12/2020).
“Pergeseran logistik di tingkat desa sampai TPS tentu membutuhkan pengamanan. Kami dari jajaran KPU Kabupaten Semarang mengucapkan terima kasih atas kesiapan Polri maupun TNI dalam pengamanan pilkada,” ungkapnya. (dhi/Cakram)
