Agus Sujarwo mengatakan, sebanyak 1.962 peserta mengikuti ujian dari 13 September sampai 16 September 2021. Di SMAN 1 jumlah ruangannya terbagi menjadi 6 ruang, masing-masing ruang 25 peserta sehingga per hari ada 300 peserta mengikuti tes di dua sesi. Sesi pertama pukul 07.00-11.00 WIB, sesi kedua pukul 13.00 WIB-16.50 WIB.
“Di SMA 2 per hari menyelenggarakan uji kompetensi untuk 100 peserta dibagi 2 sesi, masing-masing sesi di 2 ruangan. Sementara di SMK 2 Temanggung per hari 100 peserta dibagi dalam 4 ruangan pada masing-masing sesi,” jelasnya.
Menurut Agus, sebelum mengikuti seleksi pada H -1 para peserta sudah harus melakukan swab yang dilayani masing-masing Puskesmas. Kemudian di lokasi ujian wajib menunjukkan sudah mendapatkan vaksinasi berupa kartu vaksin, selain kartu ujian yang sudah dicetak oleh masing-masing peserta.
“Kalau pada hari H pelaksanaan uji kompetensi peserta sakit dengan alasan yang sudah diberitahukan kepada panitia, maka yang bersangkutan dijadwal ulang di hari Sabtu 18 September 2021. Tetapi kalau peserta terkonfirmasi Covid-19, maka yang bersangkutan akan diikutkan diseleksi tahap kedua. Jadi sudah ada solusi, asal yang bersangkutan lapor maksimal hari H pelaksanaan, kalau tidak lapor sama sekali otomatis bisa gugur,” katanya.
