Cuaca mendung dan hujan, terangnya, menghambat proses pembuatan tembakau menjadi rajangan kering. Setelah dirajang, tembakau harus kering dalam satu hari penjemuran dibawah terik matahari. Jika cuaca mendung, tembakau harus dua hari atau lebih pengeringan. Ini membuat daun menjamur atau kualitas turun.
Ia berharap hujan tidak menjadi alasan pabrikan rokok untuk membeli rendah harga tembakau. Tembakau harus dicermati kualitasnya, sebab tembakau yang ditawarkan ke pabrikan belum tentu yang terpengaruh hujan. Sebelum hujan telah ada tembakau yang menjadi rajangan kering.
“Kami berharap pabrik rokok dapat berbaik hati dengan menaikkan harga tembakau rajangan, dan penyerapan juga dipercepat, sehingga petani tidak terus merugi. Petani dan pabrik rokok sama-sama untung,” tandasnya. (Cakram)
