“Kami juga akan terus memperluas kerja sama dengan dinas dan instansi terkait, salah satunya dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk penanganan laporan kekerasan dalam rumah tangga hingga pelayanan KB,” jelasnya.
Ia juga berpesan pada warga agar tidak menyalahgunakan layanan kedaruratan ini untuk iseng, sebab telepon iseng masih sering masuk. Penelepon iseng kebanyakan dari anak-anak dan menanggapi telepon iseng ini, petugas akan memasang penjawab otomatis. (Cakram)
