Setelah menggelar rapat internal, lanjut Hasty, diputuskan untuk mengevakuasi pasien di lantai 2 dan 3 ke lantai 1. Karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
“Awalnya sebelum gempa ada 96 pasien rawat inap, kami instruksikan yang bisa dipulangkan untuk dipulangkan sehingga tinggal 80 pasien. Seluruh pasien kita pindah ke bawah, ada 8 pasien di antaranya kita pulangkan setelah disetujui oleh dokter yang merawatnya sehingga tinggal 72 pasien,” bebernya.
Menurut Hasty, satu pasien suspect Covid-19 dan dua pasien positif Covid-19 dipindahkan ke RS Gondo Suwarno Ungaran (RSUD Ungaran). Namun satu pasien tidak bersedia sehingga ditempatkan di ruang isolasi IGD.
“Sabtu malam kita proses evakuasi pasien ke bawah. Kami juga minta bantuan tenda ke BPBD untuk dipasang di halaman depan rumah sakit untuk jaga-jaga, untuk antisipasi, karena khawatir bila terjadi sesuatu tak diinginkan harus evakuasi pasien keluar,” ujarnya.
