Dinding Retak Akibat Gempa, Pasien RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Dievakuasi di Lantai 1

Kata Hasty, intensitas dan frekuensi gempa semakin berkurang dan sempat reda. Namun Senin 25 Oktober 2021 terjadi gempa susulan.

Terpisah, Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayogie mengatakan berdasarkan hasil pengamatan BMKG mulai Minggu pukul 13.00 WIB sampai Senin pukul 06.00 WIB baru terjadi satu kali gempa susulan.

“Boleh dibilang gempa sudah melandai, harapan kami segera berakhir. Namun gempa bumi swarm ini karakteristiknya berbeda dengan gempa bumi tektonik yang lain. Jadi tidak ada gempa yang menonjol, maksudnya antara gempa utama utama dengan susulan kekuatannya hampir sama,” jelasnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *