Menurut Ade, saat ini sudah banyak masyarakat yang mengetahui manfaat porang. Seperti untuk diet, kecantikan, pengental es krim, jelly, lem kaca dan masih banyak manfaat lainnya.
“Satu umbi porang bisa memiliki bobot 3 sampai 13 kilogram. Diperkirakan di Kabupaten Magelang budi daya dilakukan di lahan 117 hektare yang menghasilkan 4.680 ton porang,” katanya.
Sementara itu, salah satu petani porang di Dusun Ngrombeh, Klopo, Tegalrejo, Muhammad Muslih menuturkan budi daya tanaman porang cukup menjanjikan. Ia menanam porang sejak 2019.
Menurutnya, harga porang lebih stabil dibandingkan jenis umbi yang lain karena banyak diekspor. Kalau harga standarnya saat ini sekitar Rp7 ribu per kilogram. Saat ini Muslih menanam porang di lahan sekitar 2,5 hektare.
