Wagub mengimbau kepada pengrajin batik yang belum memiliki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar segera membuatnya. Dia melarang para pengrajin batik membuang limbah batik khususnya yang menggunakan pewarna sintetis, di sungai.
“Untuk pengrajin (batik) lainnya, untuk (yang menggunakan) pewarna alam tidak masalah. (Tapi) kalau yang (menggunakan) pewarna sintetis tidak boleh dibuang di sungai, harus ada IPAL nya,” tandas Taj Yasin.
Sementara itu, Widji Astuti, mengaku sangat senang dikunjungi langsung oleh orang nomor 2 di Jawa Tengah. Menurutnya, kunjungan tersebut sangat memberikan dorongan semangat untuk berkarya lebih besar lagi.
