Bupati Temanggung Minta Jaga Kemurnian Tembakau untuk Dongkrak Harga Jual

Sementara itu, salah satu petani Jenggo (48) mengatakan tembakau miliknya dengan kualitas Srintil terbaik dibeli dengan harga Rp850.000 per kilogram. Dari sejumlah tembakau yang dikelolanya, hanya ada satu keranjang saja yang menjadi tembakau srintil.

“Tembakaunya asli tidak ada campuran, petani di daerah kami memang sudah komitmen untuk tidak mencampur tembakau dari daerah lain,” katanya.

Ia mengatakan, tahun ini adalah musim kemarau basah, namun untuk kualitas tembakau justru lebih baik dari tahun kemarin, yakni dengan menanam varietas tembakau Kemloko, termasuk perawatan dan pengolahan dilakukan dengan cara terbaik.

“Dari dulu kami memang sudah berusaha mempertahankan kualitas, jadi kami bisa menawar harga ke pabrikan, karena tembakau yang kami jual adalah tembakau asli Temanggung,” pungkasnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *