“Kondisinya (TEA) cukup baik, siap dan layak digunakan. Hanya saja di beberapa bagian perlu dibenahi seperti kamar mandi, toilet, perlu dibersihkan karena memang sudah sangat lama tidak dipakai,” jelas Edi.
Pemeliharaan TEA merupakan hal penting sehingga siap dipakai sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
“Ancaman serius kita ini bukan hanya abu vulkanik Merapi jika suatu saat meletus, namun juga banjir lahar itu juga perlu kita waspadai. Namun kita tetap berharap peristiwa itu tidak akan terjadi,” harapnya.
Adi Waryanto, Sekda Kabupaten Magelang saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Magelang menyampaikan secara berkala dan rutin dilakukan pemeliharaan jalur-jalur evakuasi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hambatan ketika warga harus mengungsi ataupun pendistribusian logistik.
