Pemprov Jateng Kawal Proses Reaktivasi Jalur Kereta Api Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas

“Tapi kita dorong, karena masyarakat di sana sering terdampak rob, kemudian melakukan pengurukan tanah, nanti kita beri info pada KJPP atau appraisal. Apabila dimungkinkan komponen tersebut menjadi bagian pada (santunan) bangunan,” paparnya.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya menjelaskan, reaktivasi jalur Stasiun Tawang ke Pelabuhan Tanjung Emas menyisakan rute sejauh 400 meter. Adapun luasan yang terdampak lebih kurang 4000 meter persegi.

“Yang terdampak 58 warga, kalau bisa clear bisa kita operasikan tahun depan. Ini sangat mendukung pertumbuan ekonomi Indonesia dan Jawa Tengah. Karena akan memberi akses bagi angkutan dari Kendal dan Batang, sehingga menambah volume angkutan barang sampai di Tanjung Emas,” sebutnya.

Menanggapi aspirasi warga yang menginginkan pengurukan tanah diperhitungkan, dirinya mengaku akan mempelajarinya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *