Sempat Suwung, Eks Kantor DPU Solo Disulap Jadi Hetero Space untuk Kembangkan UKM

Hatta menyebut, untuk renovasi gedung tersebut mencapai hampir Rp 2,2 miliar. Dana tersebut kemudian digunakan untuk merenovasi seluruh bagian atap dan mendesain ulang ruangan.

Meski demikian, Hatta mengatakan tetap mempertahankan arsitektur asli bangunan. Menurutnya, bangunan tersebut memiliki ciri arsitektur khas Solo.

Ia berharap, dengan hadirnya Hetero Space di Solo dapat menumbuhkan jiwa usahawan dan melek digital.

“Untuk dananya hampir Rp 2,2 miliar. Setelah di Solo, nanti direncanakan Hetero Space hadir di Banyumas. Di bekas kantor Bakorwil,” jelasnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *