Antisipasi Hama dan Perubahan Iklim, Kementan Ajak Petani Boyolali Lakukan Gerdal OPT dan Gernang DPI

BOYOLALI, Cakram.net  – Dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan dari gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan Dampak Perubahan Iklim (DPI), Kementerian Pertanian (Kementan) RI melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT dan Gerakan Penanganan (Gernang) DPI di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Kamis 27 Januari 2022, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan RI, Mohammad Takdir Mulyadi mengungkapkan bahwa Gerdal OPT dilaksanakan secara ramah lingkungan dengan menggunakan Agens Pengendali Hayati (APH). Di samping itu, dalam rangka mengantisipasi dampak La Nina yaitu berupa hujan yang berlebihan pihaknya melakukan Gernang DPI dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk pendampingan dari TNI.

“Boyolali yang merupakan salah satu kawasan penyumbang untuk pangan nasional khususnya Jawa Tengah ini dapat mereplikasi kegiatan ini di semua kecamatan terutama dalam hal penggunaan bahan bahan ramah lingkungan dan selalu secara rutin melakukan pendampingan dalam rangka untuk penanganan dampak perubahan iklim,” katanya di Desa Tanjungsari pada Rabu 26 Januari 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto menjelaskan bahwa pihaknya kini sedang melakukan gerakan pengendalian hama penyakit dengan memanfaatkan tanaman refugia. Tanaman tersebut dipercaya bisa menekan populasi hama penggerek batang padi.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *