Budi menyatakan dari hasil tes acak tersebut, semua kasus positif Covid-19 pada murid tanpa gejala. Dari hasil pelacakan kasus para murid yang positif, penularan Covid-19 tidak terjadi di sekolah. Tapi tertular Covid-19 dari tempat lain seperti keluarga.
“Dari hasil pelacakan tidak tertular di sekolah. tapi di tempat lain. Ini memantapkan kita sesungguhnya di sekolah aman- aman saja,” ujar Budi.
Pihaknya menegaskan jika selama PTM di sekolah ditemukan ada kasus positif Covid-19, maka kegiatan pembelajaran dihentikan sementara. Penghentian kegiatan PTM setidaknya selama 5 hari untuk melakukan pelacakan kasus. Dicontohkan sebelumnya ada kasus beberapa sekolah yang dihentikan kegiatan pembelajaran selama 5 hari sambil melakukan pelacakan kasus.
Secara terpisah, Wakil Wali Kota Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan Pemkot Yogyakarta terus melakukan skrining dengan tes antigen untuk mengontrol potensi penularan Covid-19 di sekolah. Termasuk mengevaluasi kegiatan PTM yang telah berjalan dengan baik atau tidak.
