Endah menyampaikan, dari 201 kasus aktif Covid-19 tersebut mayoritas pasien melakukan isolasi mandiri. Namun tempatnya tetap harus memenuhi persyaratan untuk melakukan isolasi mandiri.
“Kalau tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri ada yang dibawa ke rumah singgah atau tempat isolasi terpusat, baik di Hotel Garuda Kopeng maupun Bapelkes Jateng di Suwakul Ungaran Barat,” ujarnya.
Ditanya apakah di Kabupaten Semarang ada temuan varian Omicron, Endah menyampaikan ada temuan satu kasus varian Omicron. Hasil penelusuran Dinkes, munculnya varian Omicron tersebut akibat transmisi lokal karena pasien bersangkutan tidak pernah pergi jauh.
“Temuan varian Omicron bukan pendatang, memang penduduk Kabupaten Semarang. Transmisi lokal, kita tanya-tanya yang bersangkutan tidak pergi kemana-mana,” ungkapnya.
