Menurut Zaenal, permasalahan sampah memang tidak ada habisnya. Permasalahan sampah sudah menjadi persoalan serius terutama di kota-kota besar, tidak hanya di Indonesia saja tapi di seluruh dunia. Produksi sampah yang terus menerus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan jumlah timbunan sampah, dengan berbagai keberagaman karakteristik sampah.
Bahkan, jumlah timbulan sampah di Kabupaten Magelang saat ini juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Timbunan sampah ini merupakan sumber emisi yang berperan besar menimbulkan emisi gas rumah kaca.
Di sisi lain, masih adanya aktivitas pengelolaan sampah yang salah seperti minimnya daur ulang, pembakaran, pembuangan sampah sembarangan/ilegal, dan pengelolaan sampah di TPA yang belum maksimal juga sangat berkontribusi meningkatkan emisi gas rumah kaca.
Untuk mengurangi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang telah menerapkan strategi untuk meningkatkan tata kelola sampah melalui penyusunan kebijakan peningkatan kapasitas, mempromosikan pemanfaatan sampah menjadi energi, serta turut mendukung Gerakan ‘Jateng Gayeng Telung Ng’ yaitu Ngelongi, Nganggo lan Ngolah sampah.
