BOYOLALI, Cakram.net – Umat Hindu akan melaksanakan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis 3 Maret 2022 mendatang. Berbagai rangkaian prosesi peringatan hari raya tersebut telah dilaksanakan.
Seperti yang terlihat di Pura Bhuana Puja yang berada di Desa Karanganyar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali pada Jumat 25 Februari 2022 lalu masyarakat di desa tersebut mulai bersiap menyambut Hari Raya Nyepi. Terlebih, untuk upacara Tawur Agung masyarakat umat Hindu di Desa Karanganyar membuat ogoh ogoh sebagai simbol kejahatan yang akan ditampilkan jelang perayaan Nyepi di desa setempat.
“Intinya nanti menyambut Hari Raya Nyepi di penghujung Tahun Saka kita harus melepaskan segala hal hal buruk yang kita lakukan selama satu tahun untuk menyongsong tahun baru,” ungkap salah satu pengurus Pura Bhuana Puja, Agus Sutiyono, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Selasa 1 Februari 2022.
Satu buah ogoh ogoh setinggi 3,5 meter dengan biaya pembuatan sekitar Rp 5 juta ini nantinya akan dibakar di sekitar pura pada upacara Tawur Agung. Prosesi ini cukup berbeda dengan tahun tahun sebelumnya yang melalui proses pawai atau arak arakan keliling desa. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka proses pawai ditiadakan.
