SEMARANG, Cakram.net – Penyaluran bantuan program sembako triwulan pertama di Jateng telah mencapai lebih dari 98 persen. Di provinsi ini, kuota penerima bantuan tersebut mencapai 3.291.000 keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui Kabid Penanganan Fakir Miskin, Tegoch Hadi Noegroho mengatakan, setiap KPM menerima uang tunai sebesar Rp 200 ribu per bulan. Awal tahun 2022, penyaluran bantuan dilakukan pada Maret, sehingga tiap KPM menerima Rp 600 ribu.
Ia menyebut, tujuan program Kementrian Sosial ini untuk membantu mencukupi kebutuhan sembilan bahan pokok.
“Bantuan itu untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga, yang mencakup mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan vitamin yang berupa sayuran atau buah-buahan. Tidak boleh untuk membeli pulsa atau malah rokok,” sebutnya, Kamis 17 Maret 2022.
