YOGYAKARTA, Cakram.net – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus menunjukkan komitmennya untuk memajukan UMKM khususnya yang ada di Kota Semarang. Tak hanya menggelar event promotif di berbagai Kecamatan, dirinya juga membuat kebijakan terkait pemakaian baju adat Semarangan bagi karyawan di lingkungan Pemerintah kota Semarang.
Menurut pria yang akrab disapa Hendi, kebijakan yang diambilnya tersebut salah satunya adalah untuk meningkatkan perputaran ekonomi lokal di Kota Semarang.
“Paling tidak kalau kita buat selama sebulan sekali, pasti akan ada korelasi yang signifikan untuk teman-teman UMKM di Kota Semarang. Memang ini kan nggak ada produk branded, ini buatan lokal UMKM,” tegasnya, dilansir dari laman semarangkota.go.id, Jumat 11 April 2022.
Pemakaian baju adat Semarangan Hendi tersebut dilakukan sebulan sekali tepatnya pada setiap Kamis minggu pertama.
“Dulu setiap hari Kamis ada batik khusus Semarang bagi temen-temen PNS. Dan hari ini kita pakai setiap minggu pertama di awal bulan,” lanjut Hendi.
