Kiai dan Santri di Kota Yogyakarta Ikuti Vaksinasi Booster

“Peningkatan mobilitas dan interaksi sosial berarti peningkatan risiko penularan Covid-19. Ini harus dimitigasi dengan peningkatan rasio dan pemerataan vaksinasi, sehingga risiko penularan bisa ditanggulangi,” katanya.

Nur Abadi berharap dengan percepatan vaksinasi ini masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman.

“Harapan kami, dengan kegiatan percepatan ini masyarakat sehat semua dan melakukan aktivitas tanpa harus PCR dan lain sebagainya,” ucapnya.

Senada dikatakan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Ia menjelaskan menjelang libur Lebaran masyarakat berupaya mencari lokasi vaksinasi dosis ketiga. Sebab pemerintah menetapkan vaksin booster sebagai syarat mudik jika tak ingin terbebani lagi pengeluaran biaya tes Covid-19 seperti PCR dan antigen saat naik transportasi umum.

“Persyaratan mudik sekarang ini mengharuskan sudah booster, jadi jemput bola ini jadi fasilitas agar warga tak menunda-nunda lagi,” kata Heroe.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *