Ditambahkan, pihaknya telah mengadakan pelatihan pengolahan hasil tanaman buah. Rotary telah melatih pembuatan minuman yang berasal dari tanaman bunga elang di PLDP beberapa waktu lalu. Rencananya, masih ada pelatihan pengolahan daun sirsak dan buah sirsak, apabila tanaman di Tanggul Danukusuman sudah dipanen.
Ketua Panitia, Poppy mengungkapkan, selain kluwih dan duwet, Rotary juga menanam durian, alpukat, jambu kristal, dan jambu air. Dengan tagline “Hijau Soloku, Asri Kotaku, Produktif Wargaku”, Rotary berharap bisa berperan serta untuk menghijaukan Kota Solo.
Diketahui, kelompok tani di Kota Solo sudah menghasilkan tanaman buah jambu kristal, lombok, sirsak, dan terong.
Lurah Danukusuman Saryoto mengatakan, pemanfaatan lahan boleh dilakukan warga, terutama di RW 14 dan 15. Mereka boleh menanam, merawat, dan menikmati hasilnya.
Camat Serengan, Agung, menjelaskan, ruang terbuka di Danukusuman merupakan salah satu contoh, di mana pada masa reformasi, tanggul Danukusuman adalah daerah yang bebas dari hunian liar. Pandemi Covid-19, membuat lahan tersebut diberdayakan sejak 2020.
