UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan Musabaqoh Tilawatil Quran merupakan ajang untuk menanamkan ajaran dan nilai-nilai Alquran kepada generasi muda. Tak hanya sekadar lomba, terpenting membentuk pribadi yang berakhlak baik sesuai ajaran kitab suci.
Hal itu dikatakan Bupati Semarang saat membuka gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran ke-29 Tingkat Kabupaten Semarang di halaman SMPN 2 Tuntang, Selasa 31 Mei 2022.
Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Bupati Ngesti Nugraha. Ikut menyaksikan perwakilan Forkompinda, Ketua LPTQ Kabupaten Semarang Nurudin dan undang lainnya. Setelah itu, Bupati menyerahkan piala bergilir kepada Nurudin untuk diperebutkan para peserta lomba. MTQ Kabupaten Semarang digelar kembali setelah dua tahun absen.
Ketua LPTQ Nurudin menjelaskan sebanyak 323 peserta dari 19 kafilah perwakilan semua kecamatan akan berlomba di enam cabang. Di antaranya seni baca Alquran, hafalan dan seni kaligrafi. Selain itu, ada tafsir Alquran dalam Bahasa Inggris, Arab dan Indonesia. Lomba akan digelar dan diperoleh hasilnya dalam satu hari.
“Target pertama adalah mewujudkan generasi muda yang paham Al Qur’an bagi dirinya dan orang lain. Selain itu menghasilkan juara yang dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
