Ketua IBI Kabupaten Magelang, Sri Kuswanti menjelaskan pentingnya pelayanan KB tersebut. Salah satunya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan KB MKJP di daerah. Kemudian, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta penurunan stunting.
“Harapannya dengan KB tidak ada kematian ibu, kesehatan ibu selalu terjaga, tidak ada kematian bayi lahir, karena bayi yang lahir secara terencana dengan baik akan sehat dan mendukung penurunan angka stunting,” katanya.
Ketua IBI Jateng, Sumarsih menilai, bakti sosial yang dilaksanakan para bidan setempat melalui Gebyar Pelayanan KB itu, meningkatkan kembali semangat mereka dalam tugas pelayanan terkait dengan profesi mereka. Selama dua tahun terakhir terjadi pandemi COVID-19, para bidan lebih banyak melakukan tugas pelayanan terkait dengan penanganan virus tersebut, termasuk dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Dengan bakti sosial ini, menjadi semangat kembali para bidan karena selama pandemi lebih banyak melakukan penanganan COVID-19, seperti vaksinasi dan sebagainya. Sekarang mulai menggiatkan kegiatan-kegiatan terkait profesi bidan, lebih pada kompetensi KB,” imbuhnya.
Gebyar Pelayanan KB di Kabupaten Magelang ini, ditargetkan diikuti 1.274 akseptor. Selain di gedung IBI, juga diselenggarakan di delapan lokasi, dipusatkan di masing-masing pengurus ranting IBI, meliputi eks-Kewedanan Tegalrejo, Grabag, Salaman, Muntilan, Bandongan, dan Salam, berlangsung hingga 15 Juni 2022. Masih dalam rangkaian peringatan HUT Ke-71 IBI, para bidan melalui PMB dan KKB masing-masing, juga mendukung Pekan Imunisasi Dunia (pada 11-18 April 2022), melalui pemberian pelayanan imunisasi dasar kepada anak-anak di wilayah ini.
