Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Mulai Meningkat

Kata Sumardi, keberadaan hotel dan restoran di Kabupaten Semarang tidak bisa dilepaskan dengan bisnis pariwisata. PHRI selalu bermitra dengan pemerintah untuk membangun pariwisata, termasuk dengan stakeholder kepariwisataan agar kunjungan wisata terus mengalami peningkatan.

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan pandemi Covid-19 sudah turun dan di Kabupaten Semarang tinggal satu pasien yang dirawat. Berdasarkan Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022, status Kabupaten Semarang termasuk daerah PPKM Level 1.

“Kita minta protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 terus diterapkan. Kondisi Covid-19 yang semakin turun berdampak pada sektor pariwisata, tempat wisata mulai ramai dikunjungi masyarakat lagi. Harapannya ini juga berdampak pada hotel dan restoran,” katanya.

Bupati meminta PHRI Kabupaten Semarang terus menjaga kondisi yang baik tersebut. Sehingga industri pariwisata, usha perhotelan dan kondisi perekonomian secara umum segera kembali normal.

“Sekarang teman-teman di perhotelan dan restoran sudah bisa tertawa kembali. Dua tahun kemarin usaha perhotelan dan restoran sangat terpukul akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Bupati mengingatkan anggota PHRI untuk melakukan pencegahan Covid-19 agar tidak merebak kembali di Kabupaten Semarang. Termasuk adanya pelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka tetap memperhatikan tingkat kunjungan tamu hotel dan restoran.

“Untuk kegiatan di dalam ruangan diupayakan tetap menggunakan masker,” tandasnya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *