Selain memperebutkan trophy dari Kapolres, Djumianto menambahkan, turnamen juga memperebutkan uang pembinaan dengan total 16 juta rupiah.
Sementara itu, Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi, dalam pidatonya mengatakan saat ini Temanggung sudah berada di level satu, sehingga bersyukur bisa mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini. Ke depan diharapkan kondisi ini terus berlanjut, sehingga mampu memulihkan ekonomi rakyat yang sempat redup akibat pandemi Covid-19.
“Di momen Hari Bhayangkara ini, Polri mengambil tema, salah satunya adalah pemulihan ekonomi. Dengan kegiatan semacam ini, harapannya akan memulihkan perekonomian warga melalui event atau turnamen-turnamen,” katanya
Kapolres juga berpesan agar pelaksanaan turnamen bisa menjunjung sportivitas dan profesionalisme.
“Bagi siapa saja yang membuat onar saya tidak segan akan menindak secara tegas,” tandasnya. (Cakram)
