“Sehingga kalau kemudian banyak terjadi kekerasan-kekerasan kepada anak terus kemudian rasialisme yang muncul, harus dihentikan dan saya kira komunitas ini bisa menyuarakan,” ujarnya.
Momentum ini, lanjut Ganjar, tepat karena acara tersebut melibatkan ribuan ummat Nasrani dari 58 negara.
“Ini momentum yang bagus buat indonesia buat komunitas dan gereja agar bisa menyampaikan pada dunia bahwa itu sesuatu yang penting dan kita mesti menyuarakan itu dengan keras,” tegasnya.
Koordinator Nasional Agus Setianto menjelaskan, MWC ini merupakan kegiatan enam tahun sekali. Indonesia dipilih menjadi tempat penyelenggaraan ke 17 pada tahun lalu. Namun ditunda menjadi tahun 2022 karena pandemi.
Pembukaan acara, kata Agus, dilakukan di Kopeng, Salatiga dan penutupannya di Kota Semarang Jawa Tengah.
