Renovasi bagi rumah tidak layak huni sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan di Jateng, kata Taj Yasin, mengusung konsep gotong royong. Sehingga, dengan anggaran Rp15 juta -Rp20 juta per unit, rumah sederhana sehat bisa direalisasikan.
“Kita pakai sistem gotong royong. Kalau stimulus Rp15 juta – Rp20 juta untuk merehab rumah, tentu tidak akan selesai. Maka kami di situ mengajak masyarakat, sedulur, kekeluargaan yang ada di sekitar rumah tersebut untuk saling gotong royong,” ungkapnya.
Wagub Taj Yasin membuka peluang bagi BNI untuk turut serta membantu program pengentasan kemiskinan, yang selaras dengan program yang dimiliki BNI. (rls)
Halaman: 1 2
