“Di (fakultas) teknik ini pasti anak-anak terbaik dari seluruh Indonesia. Maka kemudian saya coba berikan visi itu agar mereka mempersiapkan diri dan tahapannya tentu tidak mudah,” kata Ganjar ditemui usai acara.
Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi persiapan diri generasi muda bangsa. Mulai dari kapasitas diri, fasilitas, tekanan eksternal, ideologis, narkoba, hingga radikalisme. Maka dari itu harus ada visi yang diberikan untuk menuntun mereka berjalan pada rel yang benar.
“Mereka musti masuk dalam rel yang benar. Tentu nanti akan ada pendampingan selama proses belajar-mengajar dengan dosennya. Tadi kita coba sharing tantangan yang nanti mereka hadapi,” ujar Ganjar.
Ganjar menjelaskan pengenalan berbagai persoalan tersebut diharapkan nanti setiap orang akan memiliki bayangan atau PR yang harus diselesaikan. Maka setiap belajar dan menarik nafas, mereka memiliki cara berpikir lebih holistik.
“Saya pesankan kepada mereka di tengah tantangan dunia dan menyiapkan diri sendiri, ada orangtua yang menunggu, yang sudah membesarkan dan penuh harapan maka harus menghormati orangtuanya,” ungkapnya.
