Menurutnya, KPM yang menerima BLT BBM merupakan penerima yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga telah memiliki nama dan alamat yang jelas atau by name by adress (BNBA).
Kemudian untuk pendistribusian, lanjutnya, Kementerian Sosial bekerja sama dengan kantor pos. Selain itu, pengambilan BLT dapat dilakukan di kantor desa serta di tempat-tempat yang telah ditunjuk dari hasil koordinasi pemerintah kecamatan, kantor pos, dan Dinsos.
Untuk mengambil BLT BBM, KPM harus membawa surat undangan pengambilan, fotokopi kartu keluarga (KK), dan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP). Apabila berhalangan hadir untuk mengambil, pihaknya akan door to door ke KPM.
“Kalau yang sakit dan lain sebagainya itu door to door. Tapi kan kemungkinan belum bisa juga atau ada yang dipanggil belum datang itu kita tunggu,” katanya.
Lebih lanjut, Dinsos Kabupaten Boyolali akan menyalurkan BLT BBM batch V pada Rabu 21 September 2022 dengan jumlah 11.477 KPM di balai desa, kantor kecamatan dan kantor pos yang telah ditunjuk. Sebelumnya, pada tahap pertama batch I, Dinsos Kabupaten Boyolali telah menyalurkan bantuan ke 37.131 KPM, batch II tersalur 26.094 KPM, batch III disalurkan kepada 1.525 KPM dan batch IV tersalur ke tiga KPM. (Cakram)
