Ganjar Populerkan Alpukat Rifai, Pernah Dilelang Harga Rp1,1 Juta per Buah

Sehingga, papar Ganjar, jika bicara ekonomi lokal dan ekonomi pertanian produk di Jawa Tengah tersedia. Hanya saja, masih perlu dipromosikan dan dibantu untuk mengurus legalitasnya.

“Sekarang kita coba promokan dan ini punya nilai gizi yang cukup tinggi. Dan dari tempat kita saja bisa kok kalau kita kembangkan ekspor kita akan jauh lebih bagus,” paparnya.

Menurutnya, di Jawa Tengah banyak sekali produk-produk pertanian yang dapat diunggulkan.  Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk menggenjot produktivitas dan kualitasnya.

“Kita mesti ajak bersaing dan percaya diri. Untuk produk lokal mesti kita genjot mulai hari ini. Dan di Jateng banyak sekali yang seperti ini. Kemarin di Kabupaten Semarang ada Alpukat Wina. Ini ada Rifai, Kendhil dan Pawiro Winoto,” tuturnya.

Ke depan yang harus dilakukan adalah memastikan produktivitasnya dan kualitasnya. Sehingga produk tersebut benar-benar bisa ekspor.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *