“Rata-rata wisatawan datang dari Jabodetabek dan Jawa Timur. Bukan hanya homestay, peningkatan juga dialami oleh pelaku UMKM,” imbuhnya.
Dari kesuksesan Borobudur Marathon, Muslih sangat mengapresiasi Ganjar Pranowo yang mampu membawa sektor wisata dan ekonomi meningkat.
“Pak Ganjar perhatian pada UMKM. Kami bangga punya Gubernur yang sangat perhatian sekali terhadap sektor UMKM. Salah satunya dengan event seperti ini yang diprakarsai Provinsi Jateng. Kami berharap ke depan akam banyak event serupa,” tangkasnya.
Puput Setyo, owner Jamur Borobudur juga merasakan positif dari gelaran Borobudur Marathon. Di hari pertama sampai pukul 10.00 WIB sudab ada 200 lebih pengunjung di lokasi UMKM yang dikelolanya.
“Efek dari Borobudur Marathon sangat berdampak terhadap peningkatan kunjungan. Ya, 30 sampai 40 persen dari biasanya. Satu hari ini ada 200 lebih pengunjung. Dari bandung, Jakarta, Jawa timur, kadang ada luar pulau,” paparnya.
