Menurutnya, program pendampingan ke Desa Panusupan, akan dilakukan selama lebih kurang satu tahun. Nantinya, berbagai program diberikan, termasuk sosialisasi kesehatan melalui kesenian lokal daerah.
Dikatakan, pihaknya kini tengah melakukan survei awal, guna melihat kelayakan calon penerima bantuan. Selain itu, survei dilakukan guna menentukan pola bantuan yang dibutuhkan warga setempat.
“Nantinya akan ada kuota 10 unit RTLH. Dengan begitu, di akhir tahun 2023 warga yang berada di jurang kemiskinan bisa dientaskan,” pungkas Galih. (Cakram)
