YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) mulai membangun shelter relokasi sementara Pasar Sentul. Shelter relokasi sementara itu dibangun karena Pemkot Yogyakarta akan merevitalisasi bangunan Pasar Sentul.
Lokasi shelter relokasi sementara Pasar Sentul berada di Jalan Babaran, Kelurahan Pandeyan, tidak jauh dari Jalan Batikan. Pantauan di lokasi shelter relokasi sementara Pasar Sentul pada Senin 6 Maret 2023, pembangunan shelter masih berlangsung. Shelter dibangun menggunakan rangka baja ringan dengan lantai paving block. Shelter yang dibangun berupa bangunan kios ukuran 3 x 3 meter dan los 1 x 2 meter untuk para pedagang.
“Shelter yang dibangun antara lain ada kios, los, toilet, kantor (lurah pasar), musala, pos jaga. Shelter juga akan dilengkapi dengan listrik dan air,” kata Pimpinan CV Bintang Pratama penyedia yang membangun shelter sementara Pasar Sentul, Dawami, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Senin 6 Maret 2023.
Penyedia CV Bintang Pratama menjadi pemenang lelang paket pekerjaan pembangunan shelter sementara pedagang Pasar Sentul. Pembangunan shelter relokasi sementara Pasar Sentul itu memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,97 miliar. Rencananya shelter juga akan dilengkapi dengan area parkir dan area bongkar muat.
“Kami mulai masuk pengerjaan membangun pada 20 Februari dan pembangunan shelter harus selesai pada 5 April,” ujarnya.
