YOGYAKARTA, Cakram.net – Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1444 Hijriah, masyarakat di Kelurahan Suryatmajan Kota Yogyakarta adakan upacara adat Ruwahan. Diikuti oleh warga dari enam kampung se-Kelurahan Suryatmajan.
“Ruwahan atau Nyadran ini merupakan kegiatan adat dan budaya tahunan, yang dilaksanakan setiap tanggal 14 Ruwah atau Jawa, untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan,” kata Lurah Suryatmajan, Weda Satriya Negara, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Rabu 8 Maret 2023.
Masyarakat Kelurahan Suryatmajan yang berasal dari kampung Cokrodirjan, Gemblakan Bawah, Gemblakan Atas, Ledok Macanan, Sosrokusuman dan Suryatmajan, bersama-sama menyambut acara tahunan ini dengan membuat sajian apem, kolak dan ketan, serta ulu bekti atau pemberian berupa potensi masing-masing wilayah yang diserahkan ke pihak Kelurahan Suryatmajan.
“Dari enam kampung yang ada di Kelurahan Suryatmajan, masing-masing membawa apem, ketan, kolak dan ditambah ulu bekti yang diberikan ke kelurahan untuk didoakan bersama. Itu sebagai perwujudan rasa syukur dari masyarakat,” terangnya.
Weda menjelaskan, makna Ruwahan menyambut bulan Ramadhan ini merupakan bagian dari memanjatkan doa agar ibadah puasa nanti berjalan lancar. Apem selalu menjadi sajian khas dalam Ruwahan. Apem berasal dari Bahasa Arab afuum yang berati ampunan, sehingga saling memaafkan dan bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan hati yang ikhlas.
