“Sebenarnya masuk hari pertama kami akan langsung open house antar-instansi, termasuk dengan masyarakat di sekitar kantor Pemprov Jateng. Tapi, karena kemarin ada larangan, maka kami bereskan dulu sampai arus balik berjalan tuntas. Dan hari ini, Alhamdulillah kami bisa menyelenggarakan itu,” kata Ganjar usai acara.
Halal bihalal tahun ini menjadi halal bihalal terakhir Ganjar Pranowo dalam penugasan sebagai Gubernur Jawa Tengah. Ia mengaku, hingga akhir acara masih banyak masyarakat yang mengirim pesan dan ingin datang bersilaturahmi ke Kantor Gubernur.
Namun, dikarenakan masih ada agenda dan para ASN harus kembali ke meja pelayanan, maka acara dibatasi hingga pukul 12.00 saja.
“(Antusias) luar biasa. Saya kira mungkin karena mereka merasa ini lebaran yang terakhir dalam penugasan saya dengan Gus Yasin di Pemprov Jateng, sehingga tadi suasananya menjadi begitu meriah. Terima kasih untuk semuanya, maaf lahir batin,” katanya.
Dalam acara itu, forum lintas agam juga hadir untuk bersilaturahmi dengan Gubernur Ganjar Pranowo. Menurut Ketua FKUB Jateng Taslim Syahlan, silaturahmi yang digelar hari ini menunjukkan bagaimana toleransi di Jawa Tengah semakin kuat. Hal itu ditunjukkan ketika Gubernur menggelar halal bihalal, banyak dari lintas agama yang hadir.
