Di antara yang disampaikan Gus Baha saat bertemu Ganjar yakni tentang kepempinan yang memberikan contoh dan tidak memusuhi rakyatnya. Gus Baha mengatakan kepada Ganjar, seorang pimpin harus mengayomi dan melindungi rakyat.
Pertemuan yang sebelumnya direncanakan singkat agar tak mengganggu kesibukan Gus Baha, tak terasa berlangsung hingga dua jam. Menurut Ganjar, cara penyampaian Gus Baha sangat menyejukkan, mudah dipahami dan solutif.
“Kalau beliau ngaji dan sebagainya itu selalu solutif, iso ngene kenapa ngono, lalu coba dibalik cara berpikirmu, satu persatu contoh itu diberikan. Sangat inspiratif. Jadi ya, ikut nyantri sebentar tadi sama Gus Baha,” katanya.
“Ngajinya banyak sama Gus Baha, selalu menarik,” imbuh Ganjar.
Gubernur Jateng dua periode itu mengatakan, Gus Baha sebagai sosok ulama yang santun dalam dakwah membuatnya disukai. Bahkan, kata Ganjar, orang yang cuek dan malas belajar agama kini banyak yang ‘nyantri’ lewat video-video ngaji Gus Baha yang disebarkan secara daring.
