“Kawasan ini merupakan pondasi pertahanan yang menjadi markas militer tantara Indonesia kala itu,” jelasnya.
Sementara itu Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo sangat menyambut baik dan mengapresiasi event tersebut.
Menurutnya adanya event ini dapat meningkatkan daya saing Kota Yogyakarta melalui pemanfaatan potensi cagar budaya untuk pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Orang nomor satu di Kota Yogyakarta ini menegaskan jika Pemkot Yogya terus berkomitmen untuk mempertahakan nuansa kolonial di kawasan Kotabaru dengan balutan rasa millenial.
“Sehingga Kotabaru dapat dinikmati dengan suasana baru tanpa menghilangkan nilai sejarah dan peninggalan bangunan kolonialnya yang merupakan kekayaan tak ternilai,” tandasnya.
