Panen Raya Cabai Bersama Bupati Temanggung

Bupati menambahkan, perkembangan teknologi di bidang pertanian seperti bibit, pupuk, peralatan, dan pemasaran, merupakan unsur penting yang harus digeluti bersama antara pemerintah, penyuluh pertanian dan pelaku pertanian, dengan bidang pertanian pada era saat ini merupakan lingkup persaingan yang sudah merambah luas yang tidak hanya pada lingkup kabupaten atau provinsi saja, melainkan sudah antar negara.

“Maka Dinas Pertanian dan penyuluh pertanian selalu setiap hari bersama para kelompok tani, kompak menuju kerjasama demi keberhasilan. Karena, kalau kita kalah dari negara lain akan menjadi malapetaka. Alhamdulillah selama ini hubungan petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah sudah bisa berjalan dengan sebaik-baiknya, dan mengartikan, bahwa kita mampu mengikuti perkembangan dan persaingan di bidang pertanian,” tambah Bupati.

Upaya pertanian menjadi kolektif bersama antara pemerintah yang memberikan bantuan, arahan serta bimbingan, dan masyarakat menyiapkan lahan, serta pelaksanaan pertanian diharapkan bisa menjadi bentuk kerjasama yang baik untuk kesejahteraan kedepannya.

“Saya harap, ini upaya pertanian ini jadi kolektif bersama-sama pemerintah dengan masyarakat, sawahnya punya masyarakat dan ilmunya dari pemerintah, bantuannya dari pemerintah. Tanamlah di tanah masyarakat, jika berhasil, maka itu menjadi hasil dari jerih payah untuk masyarakat bersama, pemerintah tidak akan meminta,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, dengan kesuksesan Desa Munggangsari sebagai desa penghasil cabai terbaik yang mengakibatkan peralihan petani tembakau menjadi petani cabai, Bupati berpesan kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan tanaman tembakau yang merupakan warisan leluhur nenek moyang dan menjadi identitas masyarakat Kabupaten Temanggung.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *