“Festival Prawirotaman sudah masuk tahun ketiga, ini menunjukkan keseriusan untuk mengembangkan potensi Prawirotaman, yang tiap tahunnya selalu ditunggu masyarakat secara umum juga para wisatawan,” terangnya.
Selain itu, imbuh Aman, Pasar Prawirotaman juga menjadi ikon wisata yang sedang dikembangkan. Sebagai pasar rakyat dengan konsep modern, menawarkan wisata belanja, wisata kuliner, juga collaborative space sebagai tempat bertemunya anak-anak muda untuk menuangkan kreativitasnya.
“Pasar Prawirotaman sudah bersertifikasi SNI, pasar rakyat yang bertransformasi lebih kekinian, terutama di lantai 4, pengunjung bisa menikmati beragam kuliner di rooftop dengan pemandangan sore Kota Yogyakarta, bahkan memanfaatkan layanan studio kreatif juga collaborative working space yang dikelola UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu tenant kuliner di lantai 4 Pasar Prawirotaman, Intan yang merupakan pemilik TFP Kopiwarung menceritakan, kehadiran food court rooftop tersebut menjadi daya tarik dalam memikat banyak orang untuk datang ke pasar rakyat.
“Ada sesuatu yang menjadi nilai tersendiri bagi tenant kuliner di sini, selain tempatnya bersih juga menawarkan pengalaman untuk bisa lebih dekat menikmati pasar rakyat. Terutama untuk anak-anak muda yang mungkin sudah mulai jarang pergi ke pasar, dengan adanya food court di lantai 4 Pasar Prawirotaman ini tentu bisa menarik anak-anak muda untuk datang dan belanja di pasar rakyat,” ungkapnya. (*)
