“Mereka juga ke beberapa tempat, kan batik pesisiran banyak di Lasem, juga ke beberapa tempat,” imbuhnya.
Lebih lanjut Henri mengatakan, perwakilan dari pemerintah datang ke rumahnya dan langsung memilih produk. Semua serba mengejutkan, dan produk yang dibeli sangat diteliti kualitasnya.
“Kalau perasaan ya senanglah, karena dari beberapa tempat dan pesisir banyak perajin. Bangga juga bisa mewakili perajin Rembang, paling nggak membanggakan kabupaten dengan karyanya kita. Apalagi itu kurasinya langsung dari istana,” ungkap Henri.
Dia berharap, batik tulis Lasem semakin eksis di taraf internasional. Generasi muda pun diharapkan lebih bangga dengan seni budaya sendiri. (*)
Halaman: 1 2
