Pemkab Blora akan Kembangkan Pertanian Tembakau

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan, Pertanian Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman mengatakan, proses produksi tembakau juga tidak merogoh kocek terlalu mahal. Dengan proses produksi seperti itu, menanam tembakau menjadi solusi ketika musim kemarau tiba.

”Harganya saat ini cukup tinggi, terlebih produksinya juga murah. Untuk saat ini, di Blora sudah ada 1.800 hektare, yang tersebar di 10 kecamatan, dan ke depan luasan pertanian tembakau berpotensi bertambah,” jelas Ngaliman.

Pengurus Gapoktan Desa Palon, Tekad menyampaikan, kelompoknya pada masa panen kemarin berhasil setor sebanyak lima ton tembakau.

“Kemarin kami sudah setor sebanyak lima ton. Jika per kilogramnya Rp40 ribu, total kami sudah mendapatkan Rp207 juta,” ungkapnya. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *