Pemkot Yogyakarta Siapkan Bibit Atlet Lewat Sentra Pembinaan Olahragawan Muda

Sementara itu Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori menyampaikan sekolah-sekolah yang ditetapkan menjadi SPOM tersebut sebagai pusat untuk pembinaan atlet-atlet muda dari berbagai jenjang SD, SMP sampai dengan SMA. Termasuk menyiapkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk berbagai ajang olahraga seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat kota, Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kita siapkan agar anak-anak itu menjadi bibit-bibit yang berprestasi dan bisa disiapkan untuk berbagai macam event (olahraga). Ini menjadi semacam kolaborasi bagaimana pendidikan juga mendorong agar olahraga dapat berkembang. Jadi olahraga dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang ada di Kota Yogyakarta,” terang Budi.

Dia menyatakan Diskdikpora akan memberikan fasilitas peralatan olahraga untuk mendukung kegiatan SPOM di beberapa sekolah. Menurutnya melalui SPOM proses pembinaan dan pengembangan olahraga bisa lebih sistematis agar prestasi olahraga lebih bagus. Di samping itu agar masyarakat juga bersemangat untuk mendukung olahraga dengan prestasi bagus.

Peluncuran SPOM itu juga menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Olahraga Nasional di Kota Yogyakarta. Selain itu ada kegiatan bersepeda bersama komunitas Yogowes dan penyerahan trophi kepada para pemenang O2SN tingkat Kota Yogyakarta tahun 2023.

Sedangkan Kepala SDN Pilahan Heru Priyanto menjelaskan SDN Pilahan sebagai SPOM cabor panahan. Sebelum ditetapkan menjadi SPOM, dilakukan sosialisasi dan kunjungan dari dinas dan kesiapan pelatih untuk mengkondisikan tempat latihan SPOM cabor panahan. Kegiatan itu akan dimulai September ini. SPOM cabor panahan ditargetkan bisa menyumbang sekitar 5 atlet di Kota Yogyakarta.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *