Pemberian air bersih itu pun mendapatkan sambutan yang antusias oleh masyarakat sekitar, mengingat dampak dari musim kemarau ini mengakibatkan sulitnya mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari.
“Dengan kolaborasi dan upaya bersama, pendistribusian air bersih ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” pungkasnya.
Sebelumnya pada 29 Agustus 2023 diberitakan, bencana kekeringan di Purbalingga meluas. Sumur dan sumber mata air yang biasa digunakan masyarakat surut. Sebanyak 20 desa mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah. Pendistribusian bantuan air bersih ini sudah berlangsung selama 21 hari.
Jumlah air yang terdistribusi sebanyak 164 tangki air setara dengan volume 759.000 liter. Pendistribusian air bersih ini dilakukan oleh BPBD sebanyak 111 tangki, PMI sebanyak 47 tangki, dan MDMC sebanyak 6 tangki. Total penerima manfaat dari pendistribusian ini mencapai 899 KK atau 3156 jiwa.
