Sama dengan Siti dan para pekerja migran lainnya, Yogi sudah sering meminta bantuan pada pemerintah Indonesia yang ada di sana. Namun laporan tidak direspon bahkan terkesan diabaikan.
“Untuk itu saya berharap pada pak Ganjar, bapak kan calon pemimpin negeri ini. Tolong berikan perlindungan pada kawan-kawan buruh migran pak. Tolong perbaiki sistem dan tempatkan orang-orang yang peduli pada nasib buruh migran seperti kami,” ucapnya.
Selain Yogi dan Siti, di tempat itu ada belasan eks buruh migran yang mengalami nasib sama. Mereka saat ini berkumpul menjadi relawan dan membantu teman-temannya yang mengalami nasib serupa.
“Kami sekarang banyak membantu teman-teman buruh migran yang mengalami masalah di luar negeri. Kami harap pak Ganjar juga membantu para eks buruh migran agar tetap mandiri dengan mengembangkan usaha,” kata Nining, koordinator eks buruh migran Cianjur.
Dalam kesempatan itu, Nining juga menyampaikan jika sedang menangani buruh migran asal Bali yang bermasalah di Polandia. Buruh migran itu sedang sakit dan diduga menjadi korban malpraktik. Nining sudah berusaha ke berbagai pihak termasuk ke kementerian terkait agar bisa pulang ke Indonesia. Namun sampai sekarang belum bisa terlaksana.
